in News, Vidy Rechain

Milenial Madura Ikuti Pelatihan Pengenalan Aplikasi Vidy Coin dan Edukasi Tentang Mata Uang Digital

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN- Ratusan milenial Madura mengikuti pelatihan pengenalan aplikasi Vidy Coin di Ballroom Hotel Odaita, Kabupaten Pamekasan, Minggu (25/10/2020) malam.

Mereka tampak antusias mendengarkan pemateri yang menyampaikan tentang aplikasi Vidy Coin yang disampaikan oleh Konsultan Vidy Indonesia, Bastian Irawan.

Direktur Vidy Indonesia, Johan mengatakan, dalam acara pelatihan ini pihaknya hanya memberikan edukasi kepada milenial Madura khususnya Pamekasan tentang Cryptocurrency (mata uang digital) dan digital advertising.

Kata dia, edukasi tentang Cryptocurrency sangat penting untuk diketahui oleh milenial Madura, sebab kehidupan zaman ke depan akan berubah serba digital.

“Jadi anak muda masa kini harus tahu tentang digitalisasi sejak dini,” kata Johan kepada sejumlah media.

Pria yang akrab disapa pak Jo ini juga menjelaskan keuntungan bila milenial bergabung di Vidy, yaitu bisa mendapatkan pengetahuan tentang mata uang digital, digital advertising, dan e-commerce.

Serta keuntungan lainnya, milenial bisa memperbaiki kondisi ekonominya saat ini.

“Program di perusahaan ini, kalau kita bergabung dengan Vidy, kita bisa membeli murah harga barang dibandingkan dengan harga di pasar,” ujarnya.

Jo juga menjelaskan, aplikasi Vidy mulai dikenalkan di Indonesia sejak November 2019

Saat ini, jumlah member yang bergabung di Vidy kisaran 30 ribu orang lebih.

Kata dia, Road Show yang sudah dilakukan oleh manajemen Vidy Indonesia untuk mengenalkan aplikasi ini, sudah tersiar di 60 kota atau kabupaten se-Indonesia.

“Kita kunjungi sejumlah kota itu untuk mengedukasi tentang startup, e-Commerce dan mata uang digital,” bebernya.

Jo beralasan, menyasar kalangan milenial untung bergabung dengan Vidy, karena milenial cepat paham tentang dunia digital dibandingkan dengan non milenial.

Menurutnya, bila sebuah produk atau aplikasi itu ingin viral, maka peran milenial sangat dibutuhkan untuk melakukan promosi.

“Vidy ini merupakan bisnis yang keren, dan sangat cocok untuk kalangan milenial,” ucapnya.

Jo menginginkan, nantinya separuh dari keselurahan warga Indonesia, bisa bergabung dengan Vidy.

Namun, untuk jangka panjang, pihaknya mentargetkan sekitar 100 juta penduduk milenial Indonesia bisa join dengan Vidy.

“Namun target awal kita saat ini, satu juta penduduk dulu yang bisa gabung dengan kami di Vidy,” inginnya.

Jo juga membeberkan, kelebihan aplikasi Vidy dengan aplikasi lain, yaitu sudah didukung dan bekerjasama dengan media nasional, dan didukung oleh brand produk besar.

Ia menginginkan, bila kalangan milenial bergabung dengan Vidy, bisa mendapatkan keuntungan benefit yang sama dan tidak ada perbedaan penghasilan antara pimpinan perusahaan maupun member.

“Ayo anak muda, kami menunggumu di Vidy,” ajaknya.

Jo juga berpesan kepada milenial agar jangan takut keluar dari zona nyaman.

Menurutnya, bila generasi muda masih berkutat dengan zaman yang lama, maka akan tertinggal dengan zaman yang baru yang serba digital ini.

Saran dia, milenial masa kini harus mau belajar tentang dunia digital.

“Saya yakin 5 sampai 10 tahun ke depan semua akan serba digital, jadi anak muda teruslah belajar. Mari kita sambut dunia digital ini dengan penuh antusias,” serunya.

Sedangkan, Subhan salah satu member Vidy Pamekasan mengaku sudah mempersiapkan strategi jitu ke depannya untuk menggaet milenial Madura khususnya Pamekasan agar bisa bergabung dengan Vidy.

Nantinya ia akan melakukan edukasi dan mengenalkan aplikasi Vidy ini mulai dari lembaga pendidikan sekolah, Universitas dan Pondok Pesantren.

“Kita akan mengedukasi mereka agar mereka tidak ketinggalan informasi tentang dunia digitalisasi,” inginnya.

Menurut Subhan, bila millenial saat ini tidak mengerti tentang mata uang digital dan advertising, akan menjadi milenial yang merugikan.

Sebab ke depan kata dia kehidupan ini akan serba digital.

Ia membeberkan, mulai mengenalkan Vidy di Madura khususnya Pamekasan sejak 8 Februari 2020.

Saat ini, kata dia sudah ada ratusan milenial Madura khususnya Pamekasan yang menjadi member Vidy.

“Alhamdulillah banyak kalangan milenial Pamekasan dan Madura yang sangat luar bisa sambutannya dan langsung bergabung dengan kami sudah ratusan member,” syukurnya.

Di tempat yang sama, Konsultan Vidy Indonesia, Bastian Irawan mengaku sudah memberikan pemahaman kepada milenial Madura dan Pamekasan agar mengerti tentang keuntungan bila bergabung dengan Vidy.

Kata dia, kehadiran Vidy di Madura dan Pamekasan untuk memberikan peluang baru agar bisa mendapatkan penghasilan yang lebih dengan cara mudah.

“Vidy memberikan kesempatan kepada warga Indonesia untuk bisa mendapatkan peluang dan hasil yang sama. Ketika perusaahan ini menjadi besar, maka semua akan mendapatkan keuntungan yang sama,” tutupnya.



Sumber Artikel ini telah tayang di Tribunmadura.com dan di Ambil dari :

http://madura.tribunnews.com/2020/10/26/milenial-madura-ikuti-pelatihan-pengenalan-aplikasi-vidy-coin-dan-edukasi-tentang-mata-uang-digital?page=all